Katakini.com - Makanan pedas memang memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Sensasi pedas yang berasal dari capsaicin, zat aktif dalam cabai, bisa memberikan rasa panas yang menggugah selera.
Namun, setelah menikmati makanan pedas, sebagian orang langsung minum air dingin atau es untuk mengurangi rasa pedas di mulut. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan efek yang tidak menyenangkan bagi tubuh.
Berikut ini beberapa efek yang dapat terjadi jika seseorang langsung minum air dingin setelah makan pedas:
Alih-alih meredakan rasa pedas, minum air dingin setelah makan pedas justru bisa membuat sensasi pedas semakin terasa. Capsaicin bersifat hidrofobik, yang berarti tidak larut dalam air.
Saat air dingin masuk ke dalam mulut, capsaicin hanya akan tersebar ke area lain di mulut dan tenggorokan, sehingga sensasi terbakar semakin menyebar. Inilah sebabnya mengapa rasa pedas sering kali terasa lebih lama setelah minum air dingin.
Jika setelah makan pedas seseorang langsung minum air dingin atau es, maka suhu yang dingin dapat menyebabkan kontraksi mendadak pada lambung, yang dapat berujung pada rasa kembung, nyeri perut, hingga gangguan pencernaan, hal ini bisa memicu masalah maag atau asam lambung, kebiasaan ini bisa memperburuk gejala seperti perut perih dan mual.
Air dingin dapat mempengaruhi enzim pencernaan dan metabolisme tubuh. Ketika seseorang makan pedas, tubuh mengalami peningkatan suhu akibat efek termogenik dari capsaicin. Jika setelah itu langsung minum air dingin, maka tubuh akan mengalami penurunan suhu secara tiba-tiba.
Hal ini dapat memperlambat proses pencernaan karena enzim pencernaan bekerja lebih optimal pada suhu tubuh yang normal atau sedikit hangat. Akibatnya, makanan yang dikonsumsi bisa dicerna lebih lambat dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.
Minum air dingin setelah makan pedas juga dapat memicu iritasi pada tenggorokan. Makanan pedas meningkatkan aliran darah ke mulut dan tenggorokan, membuat area ini menjadi lebih sensitif.
Jika setelahnya langsung minum air dingin, maka perbedaan suhu yang drastis dapat menyebabkan tenggorokan mengalami peradangan ringan yang berujung pada rasa gatal, batuk, atau bahkan sakit tenggorokan.
Makan pedas biasanya menyebabkan tubuh berkeringat karena capsaicin merangsang reseptor panas di kulit. Ini adalah cara alami tubuh untuk menyeimbangkan suhu.
Jika setelah makan pedas seseorang langsung minum air dingin, tubuh akan mengalami perubahan suhu yang mendadak, yang dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman, menggigil, atau bahkan mengalami gangguan suhu tubuh seperti pusing dan mual.
Bagi beberapa orang yang memiliki pencernaan sensitif, minum air dingin setelah makan pedas dapat memicu perut mules atau diare. Ini terjadi karena kombinasi makanan pedas dan air dingin bisa merangsang gerakan usus lebih cepat.
Akibatnya, makanan yang belum sepenuhnya dicerna bisa langsung terdorong ke usus besar dan menyebabkan buang air besar lebih sering dengan tekstur yang lebih encer.