JAKARTA - Penutupan perdagangan Sesi I pada Jumat (28/2/2025), Indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok hingga 185,3 poin atau 2,86% mencapai level 6.300,1.
Otoritas Pasar Modal, PT Bursa Efek Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasar.
Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan akan menggelar pertemuan dengan pelaku pasar.
"Kami tidak diam. Senin nanti, kami akan mengumpulkan para pelaku pasar untuk membahas langkah-langkah yang bisa diambil. Sebagai self-regulatory organization (SRO), BEI memiliki peran dalam ekosistem ini dan akan berdiskusi untuk mencari solusi terbaik," ujar Iman di gedung BEI, Jumat (28/2/2025).
Salah satu opsi yang dipertimbangkan BEI adalah kebijakan terkait short selling. Otoritas bursa akan mendengar masukan dari pelaku pasar terkait penerapan kebijakan ini serta dampaknya terhadap pergerakan indeks.
Selain itu, Iman menekankan pentingnya menghadirkan sentimen positif agar investor asing tetap memiliki kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
"Kita harus menjaga kepercayaan investor, terutama asing, agar mereka tidak semakin menjauh," tambahnya.
IHSG selama sesi I hari ini bergerak dalam rentang 6.292-6.485. Hanya sebanyak 79 saham yang menguat. Sementara itu, sebanyak 541 saham turun, dan sebanyak 158 saham stagnan.