• Bisnis

Indeks Saham Melemah, Diversifikasi Reksadana Pasar Uang Patut Dipertimbangkan

Tri Umardini | Senin, 25/04/2022 10:30 WIB
Indeks Saham Melemah, Diversifikasi Reksadana Pasar Uang Patut Dipertimbangkan Reksadana Pasar Uang. Indeks Saham Melemah, Diversifikasi Reksadana Pasar Uang Patut Dipertimbangkan. (FOTO: POEMS.CO.ID)

JAKARTA - Sucorinvest Money Market Fund dan Sucorinvest Sharia Money Market Fund mencetak imbal hasil 1,48 persen dan 1,36 persen secara YtD.

Dikutip dari bareksa.com, berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan super app investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 22 April 2022):

Reksadana Saham
IHSG : 3,21 persen
Indeks Reksadana Saham : 2,71 persen
TRIM Kapital Plus : 7,32 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 2,14 persen
TRIM Syariah Saham : 8,73 persen

Reksadana Campuran
Indeks Reksadana Campuran : 1,92 persen
Trimegah Balanced Absolute Strategy : 6,86 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 2,2 persen
TRIM Syariah Berimbang : 7,12 persen

Reksadana Pendapatan Tetap
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,59 persen
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,69 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,32 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,49 persen

Reksadana Pasar Uang
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,16 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,34 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,17 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,35 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 22 April 2022 turun 0,7 persen ke level 7.225,61. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 22/04/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7 persen pada 22 April 2022.

Di tengah melemahnya IHSG, reksadana pasar uang dapat dijadikan pilihan untuk investasi jangka pendek dan diversifikasi portofolio.

Reksadana pasar uang berisikan instrumen pasar uang yang terbilang stabil, seperti deposito bank dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun.

Di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat reksadana pasar uang yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,48 persen dan 1,36 persen sejak awal tahun hingga 22 April 2022 (year to date).

Dua reksadana itu ialah Sucorinvest Money Market Fund dan Sucorinvest Sharia Money Market Fund.

Reksadana Sucorinvest Money Market Fund mencetak return 1,48 secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Maret 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi OPPM01A, deposito Bank Jabar BJB, deposito PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, deposito PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk,dan deposito PT BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Sharia Money Market Fundmencetak return 1,36 secara year to date.

Berdasarkan fund fact sheet periode Maret 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah Sukuk SMINKP01ACN1, Sukuk SMMFIN01CN1, Sukuk SMOPPM01A, Sukuk SMPPGD01ACN4, dan TD BPD Sumatera Barat Unit Usaha Syariah.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. (*)