• News

Menlu AS Yakinkan Ukraina dan Eropa akan Jadi Bagian Perundingan Damai

Yati Maulana | Selasa, 18/02/2025 15:05 WIB
Menlu AS Yakinkan Ukraina dan Eropa akan Jadi Bagian Perundingan Damai Annalena Baerbock dan Marco Rubio, Munich, 15 Februari 2025. Foto via REUTERS

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Ukraina dan Eropa akan menjadi bagian dari "negosiasi nyata" untuk mengakhiri perang Moskow. Hal itu menandakan bahwa pembicaraan AS dengan Rusia minggu ini merupakan kesempatan untuk melihat seberapa serius Presiden Rusia Vladimir Putin tentang perdamaian.

Diplomat tertinggi Amerika itu mengecilkan kekhawatiran Eropa akan dikeluarkannya mereka dari pembicaraan awal antara Rusia dan Amerika Serikat yang akan berlangsung di Arab Saudi dalam beberapa hari mendatang.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS, Rubio mengatakan proses negosiasi belum dimulai dengan sungguh-sungguh, dan jika pembicaraan berlanjut, Ukraina dan negara-negara Eropa lainnya akan dilibatkan.

Sebelumnya pada hari Minggu, Reuters melaporkan bahwa pejabat AS telah menyerahkan kuesioner kepada pejabat Eropa yang menanyakan, antara lain, berapa banyak pasukan yang dapat mereka sumbangkan untuk menegakkan perjanjian damai antara Ukraina dan Rusia.

"Presiden Trump berbicara kepada Vladimir Putin minggu lalu, dan di dalamnya, Vladimir Putin menyatakan minatnya pada perdamaian, dan presiden menyatakan keinginannya untuk mengakhiri konflik ini dengan cara yang bertahan lama dan melindungi kedaulatan Ukraina," kata Rubio di acara "Meet the Press" di CBS.

"Sekarang, jelas ini harus ditindaklanjuti dengan tindakan, jadi beberapa minggu dan hari ke depan akan menentukan apakah ini serius atau tidak. Pada akhirnya, satu panggilan telepon tidak akan menghasilkan perdamaian."

Utusan AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan penasihat keamanan nasional Mike Waltz dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada Minggu malam, kata Witkoff dalam wawancara Fox News.

Rubio mencatat bahwa ia akan berada di Arab Saudi karena perjalanan resmi yang telah diatur sebelumnya. Komposisi delegasi Rusia belum ditetapkan, katanya.

Pembicaraan yang direncanakan di Arab Saudi bertepatan dengan upaya AS untuk membuat kesepakatan dengan Kyiv guna membuka kekayaan sumber daya alam Ukraina untuk investasi AS.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, dalam wawancara NBC yang disiarkan pada Minggu, mempertanyakan apakah mineral di wilayah yang dikuasai Rusia akan diberikan kepada Putin.

Trump, yang menelepon Putin pada Rabu dan mengatakan bahwa pemimpin Rusia menginginkan perdamaian, mengatakan pada Minggu bahwa ia yakin Putin tidak akan ingin mencoba dan menguasai seluruh Ukraina.

"Itu akan menjadi masalah besar bagi saya, karena Anda tidak bisa membiarkan itu terjadi. Saya pikir dia ingin mengakhirinya," kata Trump kepada wartawan di West Palm Beach, Florida.

Trump menambahkan bahwa Zelinskiy akan terlibat dalam pembicaraan untuk mengakhiri konflik.

PERAN EROPA DALAM PERCAKAPAN DAMAI, ATAU TIDAK?
Rubio dan Witkoff menolak kekhawatiran bahwa Ukraina dan para pemimpin Eropa lainnya tidak akan mendapat tempat dalam perundingan perdamaian, meskipun utusan Trump untuk Ukraina, Keith Kellogg, mengisyaratkan hal itu pada Konferensi Keamanan Munich akhir pekan ini.

Witkoff mencatat dalam sebuah wawancara di "Sunday Morning Futures" Fox News bahwa pejabat Ukraina telah bertemu dengan beberapa pejabat AS dalam beberapa hari terakhir di konferensi tersebut, sementara Trump telah berbicara dengan Zelenskiy minggu lalu.

Rubio, pada bagiannya, mengatakan bahwa Ukraina dan negara-negara Eropa lainnya akan diikutsertakan dalam setiap perundingan yang berarti.

"Pada akhirnya, ini akan mencapai titik tertentu - jika ini adalah negosiasi yang sesungguhnya, dan kita belum sampai di sana - tetapi jika itu terjadi, Ukraina harus terlibat karena merekalah yang diserbu, dan Eropa harus terlibat karena mereka juga telah memberikan sanksi kepada Putin dan Rusia," kata Rubio.
"Kita belum sampai di sana."

Presiden Prancis Emmanuel Macron akan menjamu para pemimpin Eropa pada hari Senin untuk pertemuan puncak darurat mengenai perang Ukraina, kata kantor Macron, menyusul pernyataan Kellogg.

Pejabat Eropa terkejut dan tidak percaya dengan langkah-langkah pemerintahan Trump mengenai Ukraina, Rusia, dan pertahanan Eropa dalam beberapa hari terakhir.

Ketakutan utama mereka adalah bahwa mereka tidak dapat lagi mengandalkan perlindungan militer AS dan bahwa Trump akan mencoba menandatangani perjanjian damai Ukraina dengan Putin yang akan merusak Kyiv dan keamanan benua Eropa yang lebih luas.

Ketika ditanya apakah ia telah membahas pencabutan sanksi terhadap Rusia selama panggilan telepon hari Sabtu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Rubio menolak memberikan konfirmasi, dan hanya mengatakan bahwa mereka "tidak membahas rincian apa pun."

Setelah panggilan tersebut, Moskow mengatakan bahwa keduanya telah membahas penghapusan "hambatan sepihak" yang ditetapkan oleh pemerintahan AS sebelumnya dalam hubungan dengan Rusia.

Rubio mengatakan bahwa ia menambahkan "Kami membahas kondisi operasional kedutaan AS di Moskow yang "sulit" dengan Lavrov. Jika ingin ada kemajuan dalam upaya perdamaian Ukraina, Rusia dan AS akan membutuhkan kedutaan yang berfungsi dengan baik di negara lain," imbuhnya.

Buletin Reuters Daily Briefing menyediakan semua berita yang Anda butuhkan untuk memulai hari Anda. Daftar di sini.