• Oase

Penulisan Ramadan atau Ramadhan yang Benar Sesuai KBBI

M. Habib Saifullah | Kamis, 27/02/2025 10:24 WIB
Penulisan Ramadan atau Ramadhan yang Benar Sesuai KBBI Ilustrasi ucapan Selamat Ramadan (FOTO: HO/IST)

Katakini.com - Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut datangnya bulan suci yang penuh berkah, yaitu bulan Ramadan. Namun, dalam penggunaan bahasa sehari-hari, masih ada kebingungan mengenai bagaimana penulisan kata Ramadan yang benar dalam bahasa Indonesia.

Beberapa orang menuliskannya sebagai Ramadahan, sementara yang lain menggunakan Ramadan. Lalu, mana yang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?

Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Berdasarkan dari KBBI VI Daring, penulisan yang benar adalah Ramadan, tanpa tambahan huruf "h" di akhir kata. Kata ini berasal dari bahasa Arab رمضان (Ramaḍān), yang merujuk pada bulan ke-9 dalam kalender Hijriyah yang diwajibkan bagi umat Islam untuk berpuasa.

Sebaliknya, "Ramadhan" adalah bentuk yang keliru dan tidak ditemukan dalam KBBI. Kesalahan ini kemungkinan muncul dari adaptasi pelafalan yang tidak sesuai dengan transliterasi yang benar dalam bahasa Indonesia.

Ramadan merupakan bula ke-9 tahun Hijriah yang mana pada bulan ini para umat Muslim yang sudah akil balig diwajibkan berpuasa.

Adapun untuk mengecek penulisan yang benar sesuai dengan KBBI bisa dilakuakn cek mandiri secara gratis melalui laman https://kbbi.kemdikbud.go.id/Beranda, kemudian klik mulai pencarian.

Jika kata yang dicari penulisannya benar, maka laman akan menampilkan makna dan bentuk tidak baku dari penulisan kata yang benar, namun jika kata yang dicari penulisannya salah, lama akan mengarahkan pengguna ke penulisan kata yang benar.

Keywords :


Ramadan Ramadhan
.
KBBI